NUSANTARAEXPRESS, LAMPUNG - Senin, 28 agustus 2017, Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan mendatangi kantor Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) yang berada di Way Kanan Lampung, terkait pemberitaan pernyataan wartawan dengan sebutan kotoran hewan untuk mengklarifikasi.
Selaku wartawan Radar TV Dedy Tornando dan juga sebagai ketua Pokjawan Kabupaten Way Kanan bersama Dian firasta wartawan online tabikpun.com selaku korban pernyataan tersebut hadir dikantor IJTI Kab. Way Kanan bersama Kasat Intelkam Polres Way Kanan, Paur Subbag Humas, anggota dan rekan wartawan lainnya.
Atas kejadian ini Kapolres way kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan secara rendah hati dan institusi pun meminta maaf kepada wartawan Radar TV Dedy Tornando dan Dian firasta wartawan online Tabikpun.com karena diakui bahwa benar kesalahan saya, lebih lanjut kapolres mengatakan tuhan itu tidak menciptakan segala peristiwa itu secara kebetulan semua itu sudah melalui rahmatnya namun tidak berarti tiada salah yang tidak dimaafkan meski karakter saya seperti ini bermasalah dengan emosi semua yang saya katakan itu benar, dan bukan berarti wartawan saat tugas peliputaan tersebut tidak salah saat itu saya sempat mengatakan tolong jangan merekam namun sangat disayangkan masih ada yang merekam dan saya tidak akan mempermasalah.
Merasa tanggung jawab atas kesalahaannya Kapolres Way Kanan berkali – kali mengulangi meminta maaf kepada yang bersangkutan yakni wartawan Radar TV Dedy Tornando dan Dian firasta wartawan online Tabikpun.com bukan karena perintah siapa – siapa secara pribadi bahwa dirinnya hilaf tentang perkataan kotoran hewan tersebut saya salah kalau ada yang mau menuntut kemana pun dipersilakan dan sebaliknya AKBP Buas tidak akan menuntut karena bagian dari kebebasan berdemokrasi,” Ungkap Kapolres Way Kanan. [*red]
Sumber: seruindonesia.com